Nutrasetikal: Metode Baru Pengobatan & Terapi Penyakit Kronis

Nutrasetikal: Metode Baru Pengobatan & Terapi Penyakit Kronis

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA​

Logo SSB Happylife - PNG

Nutrasetikal: Metode Baru Pengobatan & Terapi Penyakit Kronis

Kamis, 04 Agu 2022 09:29 WIB

KLIKSSB.com – Nutrasetikal digadang-gadang sebagai metode pengobatan herbal modern berkat penelitian sains berkelanjutan oleh ilmuwan. Konsumsi nutrasetikal mampu mempercepat proses kesembuhan pasien penyakit kronis.

Masyarakat Indonesia mengenal tanaman herbal dan obat tradisional dengan baik.

Pasalnya, Indonesia diberkahi dengan berbagai tumbuhan untuk kesehatan.

Semakin majunya ilmu pengetahuan dan sains modern, banyak penelitian dan uji laboratorium dilakukan untuk menegaskan manfaat tanaman herbal terhadap kesehatan.

Hasilnya, beberapa makanan yang dikonsumsi sehari-hari ternyata mampu mempercepat proses penyembuhan pasien penyakit kronis.

Penyakit jantung, diabetes, hipertensi, kanker, dan stroke adalah sebagian penyakit kronis yang bisa diatasi dengan nutrasetikal.

Apa Itu Nutrasetikal?

Nutrasetikal berasal dari kata nutrisi dan farmasetikal. Kata ini berasal dari bahasa Inggris “nutraceuticals” yang diambil dari kata “nutrition” dan “pharmaceuticals”.

Nutrasetikal adalah istilah umum yang digunakan untuk menyebut produk dengan bahan dasar makanan yang memiliki manfaat kesehatan ekstra disamping pemenuhan nutrisi harian.

Menurut ahli kesehatan, nutrasetikal mengandung zat tertentu dalam jumlah tertentu dan diformulasikan agar tubuh memberikan respon fisiologis dalam tubuh.

Konsumsi nutrasetikal umumnya untuk mencegah penyakit, membantu mempercepat proses penyembuhan penyakit kronis, atau meningkatkan kesehatan.

Produk nutrasetikal sudah umum digunakan sebagai obat pendamping terapi untuk mempercepat penyembuhan pasien penyakit kronis.

Filosofi nutrasetikal adalah pepatah yang disampaikan oleh Hippocrates, “Jadikan makanan sebagai obat Anda.”

Peran nutrasetikal dalam pemenuhan gizi tubuh manusia tengah menjalani kajian mendalam oleh pakar kesehatan dan ilmuwan dari seluruh dunia.

Ringkasan: Nutrasetikal adalah produk yang mengandung zat tertentu dalam konsentrasi tinggi yang diambil dari sumber alami seperti makanan atau tanaman.

Kategori Nutrasetikal

Definisi nutrasetikal dan produk terkait umumnya sesuai dengan sumber yang diambil.

Kebanyakan produk nutrasetikal termasuk dalam kategori obat herbal dan suplemen yang berasal dari tanaman, buah-buahan, sayur, atau ekstrak hewani.

Menurut Rajesh K. Kesharwani, nutrasetikal terbagi dalam 7 kategori menurut kandungannya, yaitu:

  1. Isoprena
  2. Felonik
  3. Asam lemak dan struktur lipid
  4. Karbohidrat
  5. Asam amino
  6. Mikroba
  7. Mineral

Ketujuh kandungan nutrasetikal tersebut diperlukan oleh tubuh manusia.

Jumlah kadarnya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing individu.

Pemenuhian nutrisi tubuh dengan nutrasetikal diharapkan mampu:

  • mencegah penyakit kronis,
  • meringankan proses terapi pasien, dan
  • mempercepat pemulihan.

Ketika efektivitas pengobatan meningkat, pasien semakin optimis untuk menjalani terapi dengan dukungan herbal nutrasetikal.

Hasilnya, pasien memiliki harapan tinggi dan kualitas hidup meningkat.

Ringkasan

Nutrasetikal terdiri dari berbagai macam kategori sesuai dengan jenis nutrisi yang diperlukan oleh manusia.

Produk nutrasetikal bisa menggabungkan beberapa nutrisi tersebut untuk mengatasi satu atau beberapa penyakit yang saling berkaitan.

Cara Kerja Produk Nutrasetikal

Nutrasetikal adalah bahan aktif yang secara otomatis bekerja dalam tubuh.

Namun, konsumsi dengan bahan lain bisa membuat kinerja nutrasetikal lebih efektif.

Misalnya saja Anda mengonsumsi beberapa jenis obat herbal untuk meningkatkan produksi esterogen.

Maka Anda sebaiknya mengonsumsi vitamin dan mineral untuk memperlancar jalannya esterogen dalam tubuh.

Dengan cara ini, Anda mendapat respons sinergis dengan mengonsumsi satu produk nutrasetikal tersebut.

Ringkasan

Produk nutrasetikal mendorong tubuh untuk memperbaiki sistem dan fungsi tubuh secara mandiri.

Hasilnya, tubuh bisa mengatur fungsi kembali seperti normal.

Perbedaan Nutrasetikal dan Suplemen Herbal

Nutrasetikal dijual bebas di pasaran. Nutrasetikal mirip dengan obat atau suplemen herbal yang bisa Anda peroleh tanpa perlu resep dokter.

Anda bisa mendapatkan rekomendasi nutrasetikal dari ahli gizi maupun dokter medis.

Nutrasetikal umumnya mengandung zat tertentu dalam lebih konsentrasi tinggi daripada obat herbal.

Jika Anda atau kerabat memiliki penyakit kronis dan ingin mengonsumsi nutrasetikal, Anda mungkin ingin berkonsultasi dengan dokter.

Konsultasi penting dilakukan sebelum Anda memutuskan untuk mengonsumsi nutrasetikal untuk mempercepat terapi.

Pasalnya, jika Anda memiliki penyakit kronis dan tengah mengonsumsi obat-obatan terapi, nutrasetikal bisa memengaruhi efektivitas obat-obatan tersebut.

Konsultasi dengan dokter akan membantu Anda memilihkan produk nutrasetikal yang bisa mendorong efektivitas obat medis, bukan menurunkan.

Nutrasetikal memberikan hasil signifikan dan efeknya luar biasa untuk kesehatan. Oleh sebab itulah, Anda perlu memperhatikan nutrasetikal yang Anda pilih.

Jika Anda tidak tahu nutrasetikal seperti apa yang Anda konsumsi dan Anda juga mengonsumsi obat lain yang diresepkan dokter dalam waktu bersamaan, hal ini bisa memicu efek negatif.

Secara umum, nutrasetikal aman dikonsumsi selama Anda mengikuti dosis yang disarankan sebagai upaya pencegahan penyakit kronis.

Ringkasan

Nutrasetikal memiliki dampak kuat untuk kesehatan tubuh karena konsentrasi zat lebih tinggi daripada obat herbal.

Maka, Anda dituntut untuk mengetahui interaksi nutrasetikal dengan obat yang Anda konsumsi.

Jika Anda tidak mengonsumsi obat-obatan apa pun, secara garis besar, nutrasetikal aman dikonsumsi.

Contoh Makanan Sumber Nutrasetikal

Makanan yang dijadikan sumber nutrasetikal umumnya disebut sebagai “superfoods” atau makanan super.

Alasannya, makanan ini mengandung berbagai variasi nutrisi dan memiliki manfaat kesehatan.

Superfoods mampu mengurangi risiko penyakit dan meningkatkan vitalitas tubuh.

Memang, sebagian besar makanan memiliki kandungan nutrisi, vitamin, dan mineral. Namun, beberapa jenis makanan memiliki manfaat lebih di atas rata-rata.

Superfoods mampu mengatasi obesitas, diabetes, kolesterol tinggi, dan hipertensi.

Keempat masalah kesehatan ini umumnya menjadi faktor penyebab penyakit kronis seperti penyakit jantung koroner dan stroke.

Berikut ini adalah sebagian daftar makanan yang masuk dalam kategori superfoods:

#1. Buah Beri (Berries)

Nutrasetikal umumnya menggunakan buah beri seperti acaiberry dan gojiberry.

Namun, Anda bisa menemukan nutrasetikal yang mengandung ekstrak blueberry, balckberry, raspberry, hingga strawberry.

#2. Ikan

Ikan memiliki protein tinggi dan asam lemak omega-3 yang efektif mencegah penyakit jantung.

#3. Sayuran Hijau

Bayam, brokoli, seledri, dan daun salam adalah sebagian kecil superfoods nutrasetikal yang mengandung vitamin dan mineral tinggi.

#4. Kacang-kacangan dan Polong-polongan

Kacang tanah, kacang merah, kacang arab, dan lentil memiliki kandungan fiber, folat, dan protein nabati yang mampu mengurangi risiko serangan jantung.

Cara Memperoleh Nutrasetikal untuk Pencegahan dan Terapi Penyakit Kronis

Di Indonesia, Anda bisa memperoleh nutrasetikal dengan bebas. Anda juga tidak memerlukan resep dokter untuk memberi herbal nutrasetikal.

Selama Anda mengikuti dosis dan cara konsumsi yang dianjurkan, Anda bisa mengonsumsi nutrasetikal dengan tenang.

Melalui Klikssb.com sebagai perusahaan yang menyediakan produk nutrasetikal untuk pencegahan penyakit dan perawatan selanjutnya.

Konsumsi produk nutrasetikal dari Klikssb.com bagi pasien penyakit kronis bertujuan untuk:

  • mengembalikan sel tubuh yang rusak akibat penyakit,
  • mengurangi inflamasi tubuh penyebab penyakit,
  • mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan,
  • meningkatkan suasana hati sehingga pasien lebih semangat menjalani pengobatan, dan
  • mendorong efektivitas pengobatan medis.

Sedangkan untuk pencegahan, produk nutrasetikal mampu:

  • memperbaiki sel tubuh yang rusak akibat radikal bebas,
  • menurunkan risiko jantung koroner, menurunkan risiko stroke,
  • menurunkan risiko diabetes, mencegah diabetes bagi pasien pra-diabetes, dan
  • meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan mikroba, bakteri, dan virus.

Kalau Anda ingin mengonsumsi nutrasetikal, silakan kunjungi halaman produk Klikssb.com klik menu produk.

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi

12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA​

12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi

Kamis, 21 Jul 2022 12:46 WIB

KLIKSSB.com – Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah mencapai 130/80 mmHg atau lebih. Jika tidak segera diobati, hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat menyebabkan penyakit serius yang mengancam jiwa, seperti gagal jantung, penyakit ginjal, dan stroke.

Tekanan darah dibagi menjadi tekanan sistolik dan tekanan diastolik. Tekanan sistolik adalah tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh, sedangkan tekanan diastolik adalah tekanan saat jantung berelaksasi sebelum memompa darah kembali.

Hipertensi berbahaya? Simak informasi berikut ini!

Salah satu cara untuk mengontrol tekanan darah tinggi adalah dengan menerapkan pola makan yang sehat, mulai dari memilih makanan penurun darah tinggi, menghitung kalori, dan memantau porsinya.

Aneka makanan penurun darah tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi tidak boleh dianggap enteng. Jika Anda memiliki kondisi ini, minum obat saja tidak cukup untuk mengontrol dan menurunkan tekanan darah.

Makanan yang Anda makan juga berperan dalam tekanan darah Anda. Pemilihan pola makan yang tepat sangat penting agar tekanan darah tidak melonjak.

Biasanya makanan yang dianjurkan untuk penderita hipertensi adalah makanan yang rendah natrium, lemak dan kolesterol, tetapi tinggi serat, kalsium, kalium, dan protein.

Agar lebih mudah, berikut adalah daftar makanan penurun darah tinggi yang bisa Anda konsumsi setiap hari.

1. Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti bayam, kale, lobak hijau, sawi, dan selada, mengandung kalium, magnesium, dan serat sehingga cocok sebagai makanan bagi penderita tekanan darah tinggi.

Anda bisa makan setengah cangkir sayuran hijau yang dimasak setiap hari untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Nah, pastikan Anda memilih sayuran segar, karena sayuran dalam kaleng justru bisa memicu peningkatan tekanan darah yang tentunya tidak baik untuk kesehatan Anda.

2. Buah-buahan

Beberapa jenis buah dapat menurunkan tekanan darah sehingga sangat cocok dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Pilihan buah yang bisa Anda konsumsi antara lain pisang, bit, berry, alpukat, tomat, jeruk, dan semangka.

Salah satu zat yang terkandung dalam buah ini adalah kalium. Kalium dapat menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh sehingga menurunkan tekanan darah.

Selain itu, berbagai kandungan lain seperti antioksidan, nitrat, dan vitamin C juga mampu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

3. Yoghurt

Yoghurt adalah produk susu. Karena itu, kandungan kalsiumnya yang tinggi cocok untuk penderita hipertensi. Menurut beberapa penelitian, yoghurt juga kaya akan probiotik yang dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Untuk memasukkan yogurt dalam menu sehari-hari, Anda bisa mengonsumsinya langsung satu cangkir setiap hari atau dicampur dengan buah, kacang-kacangan, atau granola. Pilih yogurt dengan kandungan gula dan lemak yang rendah.

4. Susu skim

Selain olahan susu seperti yoghurt, susu skim juga tinggi kalsium dan rendah lemak sehingga dapat Anda jadikan sebagai minuman penurun tekanan darah.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Human Hypertension tahun 2012, terdapat hubungan antara konsumsi susu rendah lemak, seperti susu skim, dengan penurunan risiko tekanan darah tinggi.

Tak hanya kandungan kalsiumnya, komponen lain dalam susu seperti senyawa peptida juga berperan dalam menurunkan tekanan darah. Konsumsilah satu cangkir susu rendah lemak atau susu skim setiap hari untuk mendapatkan manfaat yang Anda butuhkan.

5. Kentang

Kentang merupakan salah satu makanan yang tinggi akan kalium, magnesium dan serat. Ketiga zat ini mampu menurunkan tekanan darah dan cocok untuk penderita hipertensi.

Namun, Anda tidak boleh menggunakan terlalu banyak garam saat memasak atau makan kentang karena dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Masak kentang dengan cara direbus atau dipanggang tanpa menambahkan garam.

6. Oatmeal

Oatmeal merupakan makanan yang rendah natrium dan lemak serta tinggi serat sehingga sangat cocok sebagai penurun tekanan darah tinggi.

Bahan makanan ini biasanya dikonsumsi sebagai menu sarapan. Jika Anda merasa oatmealnya terlalu hambar, Anda bisa menambahkan buah segar atau sedikit madu.

7. Ikan

Ikan juga merupakan salah satu makanan yang dapat menurunkan hipertensi. Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menemukan bahwa makan ikan berlemak tiga kali seminggu dikaitkan dengan penurunan tekanan darah diastolik selama lebih dari delapan minggu.

Selain itu, banyak penelitian sebelumnya menemukan bahwa asam lemak omega-3 yang terkandung dalam makanan berbahan dasar ikan memiliki efek penurun tekanan darah tinggi.

Namun, sekali lagi Anda perlu memperhatikan penambahan garam dalam memasak ikan. Pasalnya, penggunaan garam berlebihan dalam makanan justru bisa menjadi penyebab hipertensi.

8. Kacang Lima

Kandungan kalium yang tinggi membuat kacang lima cocok sebagai makanan penurun darah tinggi. Kacang lima juga mengandung serat dan protein yang tentunya baik untuk penderita hipertensi.

Anda bisa mengonsumsi kacang lima dengan cara direbus, baik dimakan langsung atau dicampur dengan sayuran lain. Ingat, jika ingin menambah rasa, tambahkan saja sedikit garam.

9. Biji rami

Kandungan omega-3 dalam biji rami atau flaxseed juga dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Hypertension tahun 2013 menemukan bahwa mengonsumsi biji rami dapat membantu menurunkan tekanan darah selama enam bulan pada penderita hipertensi.

Selain omega-3, biji rami juga mengandung asam alfa linolenik, lignan, peptida, dan serat yang mungkin juga berpengaruh pada tekanan darah.

10. Cokelat hitam

Penelitian dalam jurnal BMC Medicine tahun 2010 menyebutkan bahwa coklat hitam atau dark chocolate bisa menjadi makanan penurun darah tinggi bagi penderita hipertensi atau prehipertensi.

Hal ini karena dark chocolate kaya akan flavonoid, antioksidan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Flavonoid membantu pembentukan oksida nitrat yang dapat melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Ini membantu Anda mencapai tekanan darah normal.

Jika Anda bingung memilih dark chocolate yang cocok untuk penderita hipertensi, pilihlah cokelat dengan kandungan kakao 70 persen. Semakin tinggi kandungan kakao, semakin baik untuk kesehatan Anda.

11. Gandum utuh

Makanan lain yang bisa Anda pilih untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah biji-bijian salah satunya gandum utuh. Penelitian di American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan bahwa makanan tersebut dapat menjadi salah satu makanan yang membantu menurunkan tekanan darah pada orang paruh baya.

Para ahli belum sepenuhnya mengetahui alasannya. Namun yang pasti, makanan ini memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat mencegah penyempitan pembuluh darah dan berpotensi menurunkan tekanan darah.

Anda bisa mengonsumsi beberapa jenis makanan, seperti roti, sereal, atau pasta yang berasal dari gandum utuh. Setengah cangkir sereal gandum utuh atau pasta sehari sudah cukup untuk membantu menurunkan tekanan darah Anda.

12. Kacang pistachio

Makanan lain yang baik untuk penderita tekanan darah tinggi adalah kacang pistachio. Pistachio mengandung lemak sehat dan merupakan sumber protein, serat, dan antioksidan yang baik.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di US National Library of Medicine, mengonsumsi satu porsi pistachio sehari dapat membantu mengurangi tekanan darah.

Kacang ini juga dapat menurunkan kolesterol sehingga juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung, termasuk bagi penderita hipertensi.

Untuk mengonsumsinya, Anda bisa menjadikan kacang pistachio sebagai camilan sehari-hari atau bisa juga Anda campurkan dengan salad.

Mungkin masih banyak jenis makanan lain yang tidak kalah baik untuk kesehatan tekanan darah Anda. Jika perlu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi untuk membantu menentukan pola makan yang tepat.

Jangan lupa juga untuk menyelingi kebiasaan makan sehat dengan melakukan olahraga yang baik untuk jantung dan tidak merokok.

Demikian artikel kesehatan tentang makanan penakluk hipertensi yang bisa dikonsumsi setiap hari, semoga bermanfaat***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

Peringatan! Cek 7 Efek Samping Gorengan Jika Makan Terlalu Banyak

Peringatan! Cek 7 Efek Samping Gorengan Jika Makan Terlalu Banyak

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA​

Peringatan! Cek 7 Efek Samping Gorengan Jika Makan Terlalu Banyak

Rabu, 20 Jul 2022 12:07 WIB

KlikSSB.com – Gorengan bisa dikatakan salah satu makanan yang diminati banyak orang. Namun tanpa disadari, terlalu banyak mengonsumsi gorengan dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan tubuh kita.

Rasa gurih dari gorengan membuat orang ketagihan memakan makanan yang satu ini. Namun, makanan yang digoreng atau gorengan mengandung kadar lemak yang lumayan tinggi. Jadi makan terlalu banyak gorengan bisa berbahaya bagi kesehatan kita.

Beberapa efek samping dari terlalu banyak makan gorengan adalah meningkatkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan risiko obesitas.

Melansir dari Healthline, berikut beberapa efek samping makan terlalu banyak gorengan yang perlu kita ketahui.

Sakit perut

Sakit perut adalah salah satu efek samping pertama dari makan terlalu banyak gorengan atau makanan yang digoreng. Tak hanya itu, gorengan juga bisa menyebabkan perut kembung bahkan diare.

Membahayakan usus

Konsumsi banyak gorengan yang tinggi minyak dapat membahayakan bakteri sehat yang hidup di usus kita. Bakteri sehat atau mikrobioma memiliki peran yang dapat melindungi gangguan pencernaan. Sehingga jika bakteri sehat tersebut terganggu maka akan berbahaya bagi kesehatan usus kita.

Obesitas atau kegemukan

Bagi yang kelebihan berat badan (obesitas), sebaiknya segera hindari makan gorengan sejak dini. Karena gorengan mengandung banyak lemak yang meningkatkan risiko obesitas. Tak hanya itu, gorengan juga harus dihindari bagi yang sedang menjalani program diet. Pasalnya, kalau terlalu banyak makan gorengan dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Meningkatkan risiko penyakit jantung

Makanan berminyak, gorengan salah satunya, memiliki beberapa efek samping negatif bagi kesehatan jantung. Menurut Healthline, makanan yang digoreng telah terbukti meningkatkan tekanan darah, menurunkan kolesterol HDL (baik), dan menyebabkan penambahan berat badan hingga obesitas, yang semuanya terkait dengan penyakit jantung.

Meningkatkan risiko diabetes (kencing manis)

Makan terlalu banyak gorengan juga bisa meningkatkan risiko diabetes. Apalagi jika gorengan yang dikonsumsi mengandung pemanis buatan yang bisa menyebabkan asupan kalori dan gula terlalu tinggi.

Penyebab jerawat

Dilaporkan oleh Healthline, banyak orang mengaitkan konsumsi terlalu banyak makanan berminyak dengan jerawat. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan efek samping dari gorengan tersebut.

Merusak fungsi otak

Kita juga harus mewaspadai efek samping dari makan terlalu banyak gorengan. Karena terlalu banyak makan gorengan bisa merusak fungsi otak. Kenyataan ada banyaknya efek samping gorengan yang dapat membahayakan kesehatan di balik kelezatannya itu. Cobalah untuk menghindari atau setidaknya mengurangi makan gorengan yang banyak mengandung minyak. ***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

15 Makanan Berserat Tinggi Yang Baik Dikonsumsi Untuk Kesehatan

15 Makanan Berserat Tinggi Yang Baik Dikonsumsi Untuk Kesehatan

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA​

15 Makanan berserat tinggi yang baik dikonsumsi untuk kesehatan

Kamis, 23 Jun 2022 08:12 WIB

KlikSSB.com – Pola makan yang bergizi lengkap dan seimbang salah satunya membutuhkan makanan yang tinggi serat.

Tanpa serat yang cukup, pertumbuhan bakteri baik di usus bisa terhambat dan orang bisa mengalami gangguan pencernaan.

Menurut Academy of Nutrition and Dietetics, rata-rata kebutuhan serat harian untuk orang dewasa adalah 24 gram untuk wanita, dan 38 gram untuk pria.

Sayangnya, banyak orang cenderung kekurangan serat karena pola makan yang tidak sehat. Cara menambah asupan serat cukup mudah, yaitu dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi.

Sebelum menyimak deretan beberapa jenis makanan tinggi serat, kenali dulu fungsi serat bagi tubuh.

Fungsi serat

Melansir Healthline, fungsi penting serat bagi tubuh antara lain:

  • Menyerap kolesterol dalam tubuh
  • Melancarkan pencernaan
  • Membantu mengontrol gula darah agar tidak mudah melonjak
  • Menurunkan risiko kanker pada saluran pencernaan
  • Mengurangi risiko obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Makanan berserat tinggi

Makanan berserat tinggi biasanya berupa buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Melansir beberapa sumber, berikut contoh makanan tinggi serat dan kandungannya:

  • Pir satu buah sedang: 5,5 gram serat
  • Pisang satu buah sedang: 3 gram serat
  • Jeruk satu buah sedang: 3 gram serat
  • Stroberi satu cangkir: 3 gram serat
  • Alpukat satu buah sedang: 5 gram serat
  • Kacang hijau rebus satu cangkir: 9 gram serat
  • Brokoli rebus satu cangkir: 5 gram serat
  • Jagung manis rebus satu gelas: 3,5 gram
  • Kembang kol satu cangkir: 2 gram
  • Wortel satu buah sedang: 1,5 gram
  • Roti gandum utuh satu cangkir: 6 gram
  • Oatmeal matang satu cangkir: 5 gram
  • Nasi merah matang satu gelas: 3,5 gram
  • Edamame rebus satu cangkir: 4 gram
  • Biji chia dua sendok makan yang sudah direndam: 10 gram.

Tips makan makanan berserat tinggi

Fungsi makanan berserat tinggi memang penting untuk kesehatan. Namun, bagi Anda yang belum terbiasa mengonsumsi asupan ini, Anda tidak bisa langsung mengonsumsi serat secara berlebihan.

Jika perut yang tidak terbiasa terisi dengan makanan berserat tinggi secara tiba-tiba dalam jumlah banyak, maka bisa mengalami kembung dan sakit perut.

Melansir Cleveland Clinic, berikut tips mengonsumsi makanan berserat tinggi untuk mencegah perut begah dan sakit perut:

  • Tingkatkan asupan serat secara bertahap setiap hari, jangan tiba-tiba memenuhi kebutuhan serat harian yang ideal.
  • Seimbangkan konsumsi serat dengan banyak minum air putih, minimal dua liter cairan setiap hari.
  • Saat membeli makanan, biasakan membaca label fakta nutrisi dan melihat komposisi seratnya. Pilih makanan yang tinggi serat.

Setelah menyimak beberapa tips di atas, kini saatnya membiasakan diri mengonsumsi makanan berserat tinggi untuk pencernaan dan kesehatan yang lebih baik.***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media