Daya Tahan Tubuh Sering Bermasalah, Coba Dulu 6 Jenis Bahan Herbal Ini

Daya Tahan Tubuh Sering Bermasalah, Coba Dulu 6 Jenis Bahan Herbal Ini

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA​

Logo SSB Happylife - PNG

Daya Tahan Tubuh Sering Bermasalah, Coba Dulu 6 Jenis Bahan Herbal Ini

Kamis, 11 Agu 2022 10:21 WIB

ARTIKEL 32 - HPCB @ (COMP1)

KlikSSB.com – Kurangnya asupan nutrisi dan istirahat yang cukup akibat aktivitas sehari-hari dapat memengaruhi daya tahan tubuh. Jika kekebalan menurun, tubuh lebih berisiko terkena penyakit. Untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat, Anda bisa rutin mengkonsumsi beberapa ramuan herbal. Apa saja jenisnya?

Apa saja jenis bahan herbal yang bermanfaat bagi daya tahan tubuh! Berikut ini adalah beberapa tanaman herbal yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

1. Ginseng

Ginseng dikenal sebagai tanaman herbal yang bermanfaat menjaga kekebalan tubuh sudah sejak zaman dahulu kala. Tanaman ini mengandung berbagai senyawa aktif yang bisa memberikan efek pemulihan bagi tubuh.

Studi terbitan jurnal Journal of Ginseng Research (2021) menemukan bahwa terdapat berbagai senyawa yang penting pada gingseng yang bisa meningkatkan imunitas, seperti:

  • saponin,
  • protein,
  • asam amino,
  • alkaloid,
  • fenolik,
  • terpenoid,
  • fitosterol,
  • vitamin B, dan
  • berbagai mineral.

Penelitian tersebut menemukan senyawa-senyawa pada ginseng mampu meningkatkan jumlah dan aktivitas sel T dan sel B dalam sistem imun.

Sel T berguna untuk memberantas infeksi di dalam tubuh, mengurangi reaksi berlebihan sistem imun terhadap zat yang tidak berbahaya (reaksi alergi), dan memperkuat tubuh dari ancaman kanker.

Sementara itu, sel B bekerja dengan cara memproduksi antibodi yang bertugas melawan bakteri dan virus. Artinya, ginseng dapat membantu kerja sistem imun melawan infeksi.

Ginseng juga membantu mengurangi senyawa sitokin yang memicu peradangan tubuh. Jadi, tidak heran bila ginseng cocok sebagai obat herbal untuk memperkuat daya tahan tubuh.

2. Bawang putih

Bawang putih tidak hanya digunakan dalam masakan tetapi juga bermanfaat sebagai obat herbal untuk daya tahan tubuh.

Bawang putih mengandung senyawa yang membantu sistem kekebalan tubuh melawan kuman penyebab penyakit, yakni alliin. Saat bawang putih dihancurkan atau dikunyah, alliin akan berubah menjadi allicin.

Senyawa ini berpotensi meringankan peradangan pada tubuh, mulai dari menekan kadar sitokin hingga meningkatkan respons untuk melawan virus dan bakteri.

Dalam melawan patogen, bawang putih juga mampu meningkatkan produksi makrofag, yakni sel darah putih yang juga berperan penting dalam memberantas kuman penyebab penyakit.

Selain itu, bawang putih juga berpotensi menghambat pelepasan histamin yang terlibat dalam reaksi alergi sehingga mengurangi gejala alergi yang lebih parah.

3. Kunyit

Kunyit mengandung senyawa kurkumin (curcumin). Selain memberikan warna kuning khas pada kunyit, senyawa ini punya potensi manfaat menjaga sistem kekebalan tubuh.

Kurkumin dapat meningkatkan kadar antibodi, tepatnya imunoglobulin G dan imunoglobulin M. Keduanya berperan penting untuk melawan infeksi bakteri dan virus.

Selain itu, kunyit membantu mengaktifkan sel T. Dengan begitu, tubuh tidak rentan mengalami reaksi berlebih akibat zat-zat asing yang sebenarnya tidak berbahaya.

Kunyit juga mampu menurunkan senyawa sitokin yang memicu peradangan pada tubuh. Kurkumin bisa menghambat pertumbuhan bakteri Helicobacter pylori yang menyebabkan penyakit saluran pencernaan gastritis.

Perlu Anda ketahui, gastritis akan memicu peradangan sehingga lapisan pelindung saluran pencernaan melemah. Jika kondisi ini terjadi, saluran pencernaan rentan terkena infeksi bakteri jahat lainnya yang makin melemahkan sistem imun.

4. Daun kelor

Daun kelor seringkali diolah menjadi tambahan sup atau dihaluskan menjadi bubuk obat herbal. Daun ini pun kerap digunakan sebagai bahan herbal untuk daya tahan tubuh oleh orang Indonesia.

Daun dari tanaman Moringa oleifera ini memberikan efek meningkatkan daya tahan tubuh melalui beberapa cara.

Pertama, daun kelor mampu bekerja langsung memberantas patogen virus, bakteri, dan jamur berbahaya. Kandungan asam amino dan flavonoidnya mampu mengurangi daya tahan hidup mikroorganisme berbahaya pada tubuh.

Kedua, daun kelor mampu mengurangi respons peradangan pada sel imun tubuh. Efek ini akan berpotensi mengurangi risiko terkena penyakit akibat peradangan kronis, kelainan imun, dan penyakit autoimun.

Tidak hanya itu, daun kelor juga mempercepat produksi sel fibroblas sehingga luka pun cepat sembuh dan mengurangi risiko infeksi pada luka.

5. Meniran

Meniran adalah salah satu tanaman khas Indonesia yang sudah digunakan untuk keperluan kesehatan sejak dahulu.

Tanaman dengan nama ilmiah Phyllanthus niruri ini kaya akan senyawa tanaman, seperti:

  • lignan,
  • flavonoid,
  • terpenoid,
  • alkaloid,
  • polifenol,
  • kumarin,
  • saponin, dan
  • tanin.

Senyawa ini mampu mengurangi pelepasan senyawa sitokin penyebab peradangan tubuh. Selain itu, meniran berpotensi meningkatkan aktivitas sel darah putih, sel T, dan sel B dalam melawan patogen bakteri dan virus.

Jenis flavonoid pada meniran, yakni quercetin, juga bekerja menekan produksi enzim COX-2 pada tubuh agar jumlahnya tetap terkendali.

Produksi enzim COX-2 yang berlebihan dapat mengakibatkan gangguan fungsi sel imun, seperti pada penyakit autoimun.

6. Echinacea

Echinacea sudah terkenal sebagai herbal untuk daya tahan tubuh sejak lama. Tanaman yang dikenal dengan nama lain coneflower ini bersifat imunostimulan atau mampu meningkatkan cara kerja sistem imun.

Mengutip riset terbitan jurnal Pharmacognosy Review (2015), echinacea bekerja dengan beberapa cara.

Pertama, echinacea mengaktifkan proses fagositosis, yaitu ketika sel-sel darah putih bernama fagosit “menelan” bakteri, virus, atau zat asing di dalam tubuh guna mencegah terjadinya infeksi.

Kedua, Echinacea merangsang produksi sel darah putih yang berguna untuk memberantas bakteri, virus, dan racun.

Ketiga, tanaman herbal ini membantu merangsang pertumbuhan sel fibroblas. Sel ini bisa meningkatkan produksi kolagen dan elastin pada kulit sehingga mempercepat proses penyembuhan luka.

Cara mengkonsumsi tanaman herbal untuk daya tahan tubuh

Untuk mendapatkan khasiatnya, Anda bisa menggunakan bawang putih atau kunyit sebagai bumbu masakan atau penyedap makanan alami.

Anda juga bisa menghaluskan kunyit dan bawang putih dengan menambahkannya dalam teh atau merebus kunyit dalam air untuk diambil sarinya.

Selain itu, Anda bisa mengkonsumsi suplemen yang mengandung ekstrak bahan-bahan herbal tersebut.

Konsumsi suplemen mempermudah Anda mendapatkan khasiat dari bahan herbal yang sulit ditemukan di Indonesia, seperti ginseng dan echinacea.

Pastikan Anda membeli suplemen herbal yang terdaftar di BPOM. Ikuti juga aturan pakainya yang tertera pada kemasan suplemen untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Dari sekian banyak tanaman obat, terdapat beberapa bahan dengan kandungan yang berpotensi meningkatkan fungsi sistem imun.

Namun, sebagian besar riset yang menunjukkan khasiat bahan herbal dalam menjaga daya tahan tubuh masih melakukan uji coba pada hewan.

Masih diperlukan pengujian lebih lanjut untuk membuktikan kemanjuran bahan-bahan herbal ini dalam memperkuat sistem imun.

Jadi, pastikan Anda bijak dalam menggunakan bahan-bahan tersebut sebagai pengganti pengobatan utama penyakit autoimun, ya. Selalu konsultasikan pada dokter sebelum mengonsumsinya.***

(Sumber: Diolah dari berbagai sumber)

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

Kenali penyebab Kanker Otak sejak dini, dan jauhkan diri dari penyakit bahaya ini

Kenali penyebab Kanker Otak sejak dini, dan jauhkan diri dari penyakit bahaya ini

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA​

Kenali penyebab Kanker Otak sejak dini, dan jauhkan diri dari penyakit bahaya ini!

Rabu, 06 Jul 2022 15:48 WIB

KLIKSSB.com – Penyebab kanker otak belum dipastikan apa penyebabnya sampai saat ini. Namun menurut berbagai penelitian, ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker otak, termasuk faktor keturunan (genetik), polusi lingkungan, paparan radiasi, hingga merokok.

Tumor dapat dikategorikan menjadi 2 jenis, yaitu jinak dan ganas. Semua jenis tumor yang ganas disebut kanker, termasuk kanker otak. Kanker otak terjadi karena perubahan genetik pada sel-sel otak, sehingga sel-sel tumbuh di luar kendali dan merusak jaringan di sekitarnya. Selain tumbuh dengan cepat, sel-sel otak ini juga tidak berfungsi secara normal.

Pengertian kanker otak dan stadium kanker otak

Menurut para ahli medis, kanker otak memiliki pengertian sebagai salah satu jenis penyakit yang dimana pertumbuhan sel dalam hormon yang tidak berjalan secara normal serta tidak teratur dan pada akhirnya meningkatkan kemampuan tumbuh sel yang tidak dikendalikan atau tanpa kontrol yang tepat.

Kanker otak sendiri masuk dalam kategori penyakit yang berbahaya dan sulit disembuhkan. Stadium kanker itu sendiri memiliki 4 tingkatan stadium, dimana stadium awal atau stadium 1 sel dalam tubuh pasien masih terlihat normal dengan pergerakan sel kanker yang sangat lambat.

Pada tahap ini, ada pasien yang beruntung dan dengan cepat mencari bantuan pengobatan sehingga bisa disembuhkan dari penyakit ini.

Pada stadium 2 (dua), pertumbuhan sel masih terbilang lambat namun bentuk dari sel itu sendiri bila dilihat dengan menggunakan mikroskop, bentuknya sudah tidak normal lagi.

Apabila penderita melakukan bedah operasi pengangkatan sel kanker dalam posisi stadium dua, umumnya, sel kanker tidak terangkat sepenuhnya. Sehingga sel kanker itu sendiri akan terus tumbuh dan tumbuh lagi di kemudian hari.

Sementara itu, pada posisi stadium 3 (tiga) dan stadium 4 (empat), bentuk dari sel kanker sudah sangat berbeda dari sel normal.

Dan laju pertumbuhannya sangat aktif serta cepat. Hal inilah yang membuat pasien penderita kanker stadium ini sudah sangat sulit disembuhkan karena sudah menjalar merusak organ lainnya. Kanker sendiri menyerang tak hanya pada usia tertentu.

Namun, berdasarkan informasi yang dilansir dari data WHO tahun 2018, kanker menyerang segala usia baik anak-anak maupun dewasa, baik wanita maupun pria.

Hal-Hal yang menjadi penyebab timbulnya kanker otak

Secara ilmiah, tidaklah mungkin seseorang mengidap penyakit kanker tanpa adanya penyebab, namun penyebab kanker otak sampai saat ini belum diketahui dengan pasti seperti yang sudah diungkapkan para paragraf pertama di artikel ini. Tetapi ada hal-hal tertentu bisa berkaitan dengan faktor apa saja yang dapat memicu timbulnya penyakit ini.

Berikut adalah beberapa hal yang dianggap sebagai pemicu dalam timbulnya penyakit kanker otak, adalah:

a. Adanya faktor keturunan/genetik

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber tentang data kesehatan, mengatakan bahwa kanker otak yang terjadi pada seseorang bisa dipengaruhi oleh faktor genetik. Ketika orang tua menjadi penderita kanker maka sel kanker yang ada di dalam tubuh orang tua mengalami mutasi sel pada anaknya. Namun walaupun begitu, tidak semua jenis kanker dapat diturunkan. Hal ini bergantung pada letak DNA yang mengalami kerusakan. Berdasarkan data kasus yang terjadi, 5-10% penyebab kanker adalah faktor genetik atau keturunan. Memang, presentase ini lebih kecil bila dibandingkan dengan akibat faktor lingkungan yang mencapai hingga 90 bahkan 95% penyebab kanker diakibatkan oleh faktor polusi di lingkungan.

b. Adanya infeksi virus

Infeksi virus juga dapat menyebabkan kanker di dalam tubuh seseorang. Hal ini terjadi ketika organ tubuh tertentu mengalami infeksi virus dan kemudian virus tersebut mengubah bentuk DNA dan menyebar ke organ lainnya sehingga menimbulkan kanker.

c. Kebiasaan merokok

Larangan merokok sudah sangat jelas digalakan oleh berbagai pihak karena akibat yang disebabkan rokok amatlah berbahaya. Dari kepulana asapnya saja sudah mengandung banyak zat bahan kimia yang sangat merugikan. Sekurang-kurangnya, terdapat 5.000 senyawa dalam asap rokok yang sifatmya merugikan dan merusak sel tubuh. Sedangkan dalam satu batang rokok, terdapat 250 zat beracun yang berbahaya untuk tubuh. Itulah mengapa, tak hanya pemerintah namun juga banyak lembaga yang giat menyadarkan masyarakat agar menghindari rokok. Sebab ancaman kematian tidak hanya mengintai perokok aktif, namun juga perokok pasif yang hanya terpapar asap rokok dari keegoisan para perokok aktif.

d. Adanya paparan radiasi

Paparan radiasi pada manusia yang terjadi secara langsung dan berlebihan mengakibatkan beberapa penyakit berbahaya salah satunya ialah kanker. Seperti efek radiasi yang terjadi saat Nagasaki dan Hiroshima dibom atom sehingga menewaskan banyak korban.

Ciri-ciri pengidap kanker otak

Bagi penderita kanker otak, sebagian penderita akan mengalami ciri-ciri yang mengacu kepada penyakit mengerikan ini. Namun, adakalanya beberapa penderita tidak mengalaminya hingga akhirnya berujung pada kematian karena terlambat untuk ditangani.

Adapun beberapa hal yang menjadi ciri khas yang dialami oleh pengidap kanker otak ialah:

  • Pusing atau sakit kepala yang terjadi secara berkepanjangan dan kontinu tanpa bisa disembuhkan dengan ramuan sakit kepala biasa. Selain itu, sakit kepala ini terjadi secara mendadak.
  • Terjadinya perubahan pada penglihatan. Hal ini dialami oleh penderita kanker dimana penderita mengalami pandangan yang kabur, adanya bintik-bintik putih atau seperti kabut yang beredar di jarak pandang. Sayangnya, tidak semua penderita memahami dan menganggap gejala awal ini sebagai hal yang biasa saja. Hingga pada akhirnya, penglihatan benar-benar gelap akibat saraf mata yang terkena efek dari kanker otak tersebut.
  • Mengalami gangguan daya ingat sehingga konsentrasi sangat menurun dan bahkan semakin memburuk. Terlihat linglung dan sulit berpikir secara jernih.

Cara yang bisa membantu pencegahan timbulnya kanker otak

Kanker otak memang masih sulit untuk disembuhkan. Terlebih kanker sendiri merupakan penyakit yang berbahaya dan mengerikan serta berefek buruk pada organ lainnya yang terserang sel kanker tersebut.

Bagi sebagian penderita yang sudah terkena penyakit ini, memang agak sulit untuk menyembuhkan secara total terbebas dari penyakit ini. Untuk itu, berbagai sumber dan ahli kesehatan lebih menyarankan untuk melakukan pencegahan sebelum terjadinya kanker dalam tubuh.

Adapun cara untuk membantu pencegahan yang baik dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah timbulnya sel kanker itu sendiri ialah dengan melakukan gaya hidup sehat dengan pola gizi yang seimbang.

Selain itu, batasi radiasi secara langsung terhadap paparan radiasi terutama ponsel. Beristirahat yang cukup serta tidak banyak memikirkan hal-hal yang membuat stres ternyata mampu mencegah sel kanker muncul dalam tubuh. Dan yang terpenting adalah jauhkan diri dari rokok serta alkohol yang dapat memicu timbulnya kanker.

Mengonsumsi buah-buahan, sayur-mayur dan makanan sehat lainnya sangat disarankan sebagai pola hidup yang baik. Karena, penanganan penderita kanker otak sendiri dewasa ini tidak hanya ditangani secara medis, namun juga melalui perawatan herbal kanker otak.

Penanganan dengan ramuan herbal untuk penderita kanker otak

Bagi penderita kanker otak, tak perlu berkecil hati. Karena sejatinya usia seseorang merupakan rahasia Illahi.
Yang Maha Esa yang memegang kendali untuk kehidupan seseorang. Ikhtiar dalam penyembuhan adalah langkah tepat agar bisa sembuh.

Beberapa penderita kanker memilih jalur pemulihan baik secara medis maupun herbal. Tak ada yang salah. Semua memiliki tujuan yang sama, yaitu terbebas dari penyakit ini.

Perawatan herbal kanker otak sendiri memang lebih ditekankan pada segala sesuatu yang berasal dari alam atau secara alamiah. Baik itu bahan ramuan, pola terapi, penanganan, dan lain sebagainya.

Terapi holistik umumnya akan dipakai dalam perawatan kanker secara herbal. Sistem kerjanya dapat diilustrasikan dengan mematikan akar sel kanker melalui metode herbal sehingga sel kanker itu sendiri tidak bisa tumbuh dan berkembang lebih luas lagi di dalam tubuh.

Sementara, sistem kemoterapi holistik yang diterapkan menggunakan bahan-bahan dan cara alami agar tidak merusak jaringan saraf.

Penanganan herbal kanker otak seperti ini umumnya banyak dijadikan pilihan bagi sebagian penderita kanker karena dirasa lebih ampuh dan lebih terjangkau apabila dibandingkan dengan penanganan secara medis barat modern.

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media